Arsip untuk November 2008




ELIZABETHTOWN

 

 

 

 

            Awalnya, Drew (Orlando Bloom) memiliki karir yang cemerlang. Desain sepatu yang dia buat, sempat menjadi tren dan banyak di minati. Namun ternyata itu tak berlangsung lama, keputusannya membuat perusahaan harus rugi hampir $1 milyar, dia dipecat dan membuatnya ingin bunuh diri.

            Niatnya untuk bunuh diri harus tertunda karena mendapat telepon dari adik perempuannya yang mengabarkan kalau ayahnya baru saja meninggal saat mengunjungi keluarganya di Kentucky. Drew harus mengurus pemakaman sang ayah, karena ibu dan adiknya merasa tidak diterima diantara keluarga ayahnya.

            Dalam perjalanan, Drew berkenalan dengan Claire (Kristen Dust), seorang pramugari yang menemaninya selama penerbangan. Meskipun awalnya merasa terganggu, keduanya sempat mengobrol beberapa saat.

            Setibanya di Elizabethtown – Kentucky, Drew merasa terkejut dengan sambutan warga di kota kecil itu, mereka sangat menghormati dan menyanjung sang ayah, yang dulu adalah seorang tentara yang terpandang disana. Keluarga ayahnya adalah keluarga besar, mereka tidak menyukai ibu Drew karena menganggapnya telah membawa ayah Drew pergi dari Elizabethtown California, setelah menikah. Dan itu membuat mereka sangat kehilangan.

            Selama di Elizabethtown, Drew berusaha mencari solusi yang terbaik untuk pemakaman ayahnya, dan berusaha menyatukan kembali ibu dan adiknya dengan keluarga besar ayahnya. Dengan bantuan Claire yang ceria, menemaninya menjalani masa-masa sulit karena tertekan dengan keluarga dan karirnya, akhirnya Drew bisa menemukan kembali semangat hidupnya.

            Film ini memberikan arti tentang kehadiran keluarga dan orang tercinta di sekeliling kita, akan memberi semangat dan membuat kita lebih tegar untuk menghadapi masalah dalam hidup. Kegagalan bukan akhir dari hidup, tapi harus bisa jadi motivasi untuk memperbaiki dan melakukan hal lain yang lebih baik.

 

- De’ -

Add a comment November 27, 2008

100 MOST ROMANTIC MOVIE (My choices)

100 MOST ROMANTIC MOVIE

PERINGKAT 91-100

100. THE GETAWAY

             Doc McCoy (diperankan oleh Alec Baldwin) meringkuk dipenjara setelah sang partner meninggalkannya sendiri dan kabur membawa uangnya. Film ini juga lebih didominasi oleh intrik dan action namun kisah cinta sejati Doc dengan sang istri (saat itu juga istri aslinya Kim Bassinger) yang membuat film ini masuk kategori romantis

Pesan Moral : Being married is though but if you had a little love, you can get through it

 

99. IF THE SHOE FITS

Cerita Cinderella modern bersetting Paris tentang Designer sepatu bernama Kelly Carter (Jennifer Grey) yang jatuh cinta pada Designer terkenal Francesco Salvitore (Rob Lowe). Kelly yang tak percaya diri bertemu dengan penyihir yang memberinya sepatu ajaib sehingga dia bisa berubah menjadi supermodel bernama Prudence.

Pesan moral : Cinta itu menerima apa adanya dan bukan hanya sekadar

                           kecantikan luar

 

98. DESPERATE HOURS

            Ini merupakan film drama keluarga yang dibumbui sedikit action. Seorang narapidana yang kabur dari penjara menyandera sebuah rumah yang dihuni oleh pasangan Tim Cornell (Anthony Hopkins) dan Nora (Mimi Rogers) yang sedang dalam proses perceraian. Proses penyanderaan tersebut ternyata membuat keluarga ini menemukan arti hidup mereka kembali.

Pesan Moral : Ketika masalah datang kau akan bisa melihat jernih apa arti hidupmu

 

97. SOME KIND OF WONDERFULL      

Cewe tomboy Watts (Amy Stuart Masterson) berteman dekat dengan si kutu buku Keith Nelson (Erik Stoltz). Namun semua itu berubah ketika Keith mulai berkencan dengan si populer Amanda Jones (Thompson), Watts mulai merasakan ada sesuatu yang berbeda..Ini merupakan kisah cinta remaja biasa yang dibumbui dengan persaingan untuk merebut gadis paling cantik disekolah.

Pesan Moral : You will find love in a place you less expected

 

96. CENTER STAGE

            Film balet ini bercerita tentang impian serta perjuangan Jody Sawyer (Amanda Schull untuk menjadi ballerina di the American Ballet Company. Perjuangannya juga diwarnai kisah cinta segitiga antara sahabatnya Charlie (Sascha Radetsky) dan sang koreografer Cooper (Ethan Stiefel).

Pesan Moral : Untuk menggapai mimpi, kita harus menghadapi jalan terjal, but we

   have to keep on moving

 

95. DANIELLE STEEL “STAR”

            Diangkat dari novel berjudul sama, Crystal Wyatt (Kelly Grant) yang baru berusia 16 tahun jatuh cinta pada Spencer Hill (Craig Bierko). Keduanya terpisah dan perjalanan hidup mempertemukan mereka kembali di San Fransisco saat Crystal menjadi penyanyi di sebuah kelab malam. Kisah cinta mereka yang kuat menjadi inti dari film ini.

Pesan Moral : True love never fail you

 

94. ALONG CAME POLLY

Reuben Feffer (Ben Stiller) bekerja sebagai analis disebuah perusahaan asuransi. Semua berubah ketika sang istri selingkuh pada saat bulan madu mereka. Cerita sesungguhnya baru dimulai ketika Reuben bertemu Polly Prince (Jennifer Aniston) yang merupakan teman masa kecilnya.

Pesan Moral : Berbeda itu indah. Perbedaanlah rumusan awal cinta.

 

93. BED OF ROSES

            Lisa (Amy Stuart Masterson) seorang pialang saham yang workaholic bertemu dengan seorang pemilik toko bunga bernama Lewis (Christian Slater). Namun trauma masa kecilnya membuat Lisa tak mudah membuka dirinya untuk mencintai kembali. Pesan moral : Learn to love it means learns to let go the past…

 

92. LIFE OR SOMETHING LIKE IT

            Film ini bercerita tentang menemukan kembali makna hidup. Lanie Kerrigan (Angelina Jolie) seorang reporter dari Seattle television diramal akan meninggal dalam 7 hari kedepan oleh Jack (Tony Shalhoub). Lanie yang ketakutan mulai menjalani hidupnya dengan berbeda. Dalam perjalanannya, Lanie juga menemukan cinta dari sang kameraman Pete Scanlon (Edward Burns)

Pesan Moral : “Destiny is what you make of it.”

 

91. STRAIGHT FROM THE HEART

            Jordan Donavan (diperankan oleh Teri Polo) seorang photographer di New York, memutuskan menerima undangan seorang koboi yang sedang mencari jodoh untuk datang ke peternakannya, setelah kecewa pada sang kekasih yang tak kunjung mengajaknya menikah. Perjumpaannya dengan Tyler Ross (Andrew McCarthy) membuatnya lebih mengerti arti cinta.

Pesan Moral :  Ketika dua orang bertemu dan jatuh cinta, keduanya juga dipulihkan

   dari kesalahan masa lalu

_R_

Add a comment November 21, 2008

Si Jago Merah…..tipikal film seorang Hanung

jago-merah

Si Jago Merah…..

Tipikal film seorang Hanung Bramantyo meski bukan lahir dari sentuhan tangannya…. but overall its an entertaining movie abaout friendship and the meaning of love…..

Film ini bercerita tentang persahabatan empat orang anak manusia yang berbeda latar belakang budaya Desta sebagai Gito anak pengusaha bandeng asap dari Sidoarjo, Dede Rifai (Ringgo Agus Rahman) anak pejabat dari sunda, Kuncoro Prasetyo (Ytonk Club 80’s) anak seorang pengusaha jamu dari Semarang & Rojak Panggabean (Judika) aktivis kampus anak pengusaha transportasi dari Medan. Mereka terancam DO jika tak bisa membayar tunggakan uang kuliah 4 semester….mereka dipersatukan dengan masalah yang sama….”miskin for some reason” (sesuatu yang tampaknya terkesan dipaksakan ketika seluruh keluarga bangkrut pada saat yang bersamaan)….kemudian karena terpaksa mereka melamar menjadi petugas pemadam kebakaran dengan semua konsekuensi dan suka dukanya….Dengan pengalaman ini mereka semakin kaya….sayangnya bukan dengan materi namun kaya akan cinta, persahabatan dan kedewasaan.

ada beberapa hal yang saya rasakan agak mengganggu ketika menonton film ini…well selain teriakan 10 orang anak SMP yang tampaknya sangat menikmati film tersebut….yang pertama mimpi Desta atau Gito yang selalu berkaitan dengan api….entah mengapa menurut saya ini sangat mengganggu. Menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memang masih tersugesti dengan hal yang berbau mistis maupun mimpi. Yang kedua…to many coincedence alias kebetualn yang seakan dibuat2…kayana tidak masuk akal saja karena di kota sebesar Jakarta, kita bisa ketemu dengan perempuan yang sama berkali-kali ( lha wong saya saja yang satu kantor sama pria impian, tapi susah banget ketemunya…hehehehhehehe) its just tipikal sinetron!

Gambar serta lokasi dan setting tak banyak mengundang decak kagum, its just plain khas tipikal film Hanung tanpa kejutan disana sini….meski sekali lagi film ini bukan lahir dari tangannya….yang ketiga adegan yang mengganggu saat mereka berempat dibiarkan membawa mobil pemadam kebakaran tanpa pengawasan padahal mereka belum lagi dinyatakan lulus…..apakah separah itu pengawasan lembaga kita? Musik Changcuter yang semangat seakan menghentak film ini meski alurnya tak terlalu cepat, yang saya sayangkan kenapa Changcuter tidak dilibatkan dalam cerita dan hanya digunakan sebagai pemanis…..padahal mereka hebat dalam menampilkan aksi komedi yang jelas diangkat film ini

Bagi film ini peran perempuan adalah pemanis buatan…tengok saja peran ibu kost yang dibawakan oleh Magdalena (siapa dia dan bagaimana sebenarnya dia tak banyak dikupas) atau tokoh poppy sovia, pacar dede yang matre juga tak banyak mendukung isi cerita….Daripada jadi pemanis mending peran tersebut ditiadakan saja toh penokohan Sarah Sechan sudah kuat dan seharusnya lebih banyak lagi dieksplor. Tapi itulah tipikal film Indonesia yang takut atk bisa bicara banyak jika tak ada kisah cinta yang terkuak. Bicara tentang pemeran utamanya….Desta doing his homework rupanya namun jika ingin meningkatkan kemampuannya, desta harus mulai melirik peran-peran serius. Ringgo masih tetap Ringgo yang ada di Jomblo maupun Ringgo yang tampak di film lain, belum keluar dari pakemnya. Judika is special, mungkin karena tak perlu terlalu banyak berusaha toh darah batak sudah mengalir dalam nadinya. Ytonk????terlalu banyak melihat kamera sehingga kesannya dia tak terlalu mendapat roh seorang Kuncoro.

Sangat disayangkan ketika P.M Toh yang terampil bercerita ditaruh dibelakang saat penonton mulai beranjak meninggalkan gedung padahal alangkah kerennya jika Si Jago Merah ini di buak dengan cerita darinya, menurut saya lebih mengundang imajinasi. dan Si Jago Merah ini adalah nama sebuah mobil yang saya pikir menjadi sentral cerita namun ternyata justru disinggung tak kurang dari 1 adegan saja.

Namun meski saya mencatat beberapa kekurangan atau keresahan yang saya rasakan selama menontonnya tapi saya rasa saya harus berikan applaus untuk film ini yang berani mengangkat tema yang berbeda seperti pemadam kebakaran. Selain itu juga saya menyukai gambar longshot suasana malam saat adegan klimaks film ini terjadi, gelap samar yang membuat kita berkhayal.

Apapun itu, film ini cukup menghibur jika anda sudah stress dengan semua kegiatan kantor atau tugas kuliah yang menumpuk..dari skala 10 nilai 7 bisa saya berikan untuk film ini….

Whats your score?

_R_

Add a comment November 16, 2008

FACING THE GIANTS…..FACING YOUR OWN FEAR…..

FACING THE GIANT…..

facing-the-giants1

film berbudget rendah serta pengolahan gambar yang biasa membuat film ini saya pandang sebelah mata, namun ternyata makna luar biasa terkandung didalamnya….u could transform to a new you if you let yourself saw this movie….

film ini bercerita tentang kehidupan…and how u live your life…..

alkisah ada seorang pelatih football bernama grant…..dia melatih di sebuah SMU di kota kecil….Shiloh Christian School namanya…Grant telah lama menikah namun belum dikaruniai seorang anak…Dia bergelut dengan nuraninya namun ternyata itulah titik balik dalam kehidupannya. Divonis steril, melatih tim pecundang yang tak pernah menang sekalipun dengan tuntutan mundur dari sekelilingnya hingga mobil mogok…semuanya menjadi begitu berat untuk ditanggung.

Dia berteriak ketika kekuatan manusianya menyerah, dia mempertanyakan keabsahan Tuhannya…namun Tuhan mendengar seruan anak-Nya. Grant mendapat kunjungan dari seorang pria paruh baya yang mendapat pesan dari Tuhan memberikannya peneguhan tentang dua orang petani yang meminta hujan kepada Tuhan…..manakah yang akan dikabulkan? petani yang menyiapkan tanahnya untuk hujan….pertanyaan tersebut menggugah batinnya, lelaki ini kini bisa melihat lebih jelas dan merubah tujuan hidupnya….

cerita kemudian beralih ke sekelompok anak muda yang merasa hebat karena menjadi anggota tim football, meski mereka tak pernah menang. Mereka menggambarkan wajah generasi instant yang hanya peduli akan ketenaran dan uang. Namun Coach Grant masuk dan menjadi penyelamat hidup mereka…dia mengajarkan bahwa tujuan hidup bukanlah hanya sekadar mencari kemenangan atau kesenangan tapi memuliakan nama Tuhan…”If we won…we praise God….if we lost we praise God…..we praise God in all condition”

Shiloh memaknai hidup dengan cara yang lebih indah..Hidup adalah tentang memberikan yang terbaik dan menjadi berkat…sebuah pesan yang dalam! Dengan memberi yang terbaik dan tidak berfokus pada Winning things, Shiloh mulai menemuakn rohnya….menang sedikit demi sedikit! Film ini bukanlah film olahraga jadi gambar adegan di lapangan pun tidak terlalu mendetail seperti “we are marshall” namun mungkin pesannya hanpir sama dengan “kisah nyata dalam gridiron gang”

film ini lebih berfokus pada pribadi, bagaimana tim underdog seperti shiloh mampu berhadapan dengan tim langganan juara, they have to face their giant…bukan tim besar tersebut namun ketidakpercayaan mereka pada diri sendiri…will they ever win?

Di Final, saat sang kapten kelelahan dan kemenangan mereka ditentukan oleh David, mantan pemain sepakbola yang harus menendang lebih dari 52 yard…..something that he never done before…Namun David punya ayah yang luar biasa yang selalu mengingatkannya untuk tidak bersandar pada kekuatannya sendiri tapi pada kehebatan Tuhan…..seperti yang bisa ditebak, Shiloh wins the game! they won over their own fears…mereka yang lemah ternyata dipake Tuhan untuk membuktikan kehebatan-Nya.

ada satu scene yang paling menggugah emosi saya…adegan di kamar ganti….ketika sang pelatih bertanya pada masing-masing mereka “Apa yang tak mampu dilakukan oleh TuHan?” jawab mereka “nothing is impossible with God”

Film ini alurnya gampang ditebak, tak terlalu hebat dari sisi gambar maupun pencahayaan namun film ini wajib ditonton untuk anda para orangtua yang mungkin susah untuk menjelaskan tentang tujuan hidup pada seorang remaja. Film ini mengajarkan bahwa if you lean on to God theres nothing impossible…..

_R_

Add a comment November 12, 2008

Halaman

Kategori

Tautan

Meta

Kalender

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pos Berdasarkan Bulan

Posts by Category

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.